Pengunaan aplikasi Instagram saat ini sudah menjadi kebutuhan wajib bagi anak muda pada era milenial. Salah satu dampak tingginya penggunaan aplikasi Instagram ini adalah munculnya literasi berbasis Instagram, dimana melalui unggahan foto atau video seseorang dapat menyalurkan, ide, gagasan, teori, isu-isu serta pendapat pribadi kepada halayak ramai.
#sastragram adalah salah satu bentuk literasi yang
dikembangkan melalui aplikasi Instagram. #sastragram ini merupakan usaha untuk
mengenalkan sastra pada generasi milenial dengan cara senderhana. Tercatat sudah ada 456 unggahan di Instagram ini
menggunakan tagar sastragram ini. Tagar sastragram ini mulai muncul pada tahun
2018, walaupun tergolong tagar baru dan masih sedikit pengunggah, tapi tagar
ini sudah mengambil minat kaum milenial.
Sastra yang diunggah menggunakan tagar sastragram ini
sama halnya dengan sastra atau cerita yang diunggah di halaman Facebook
seseorang, masih tergolong sastra picisan yang kurang unsur seni atau unsur
sastra yang terkandung didalamnya. Sastragram awalnya muncul hanya untuk
memenuhi kebutuhan milenial terhadap bacaan sastra puitis yang berisi pesan
cinta yang dialami pada usia-usia remaja.
Faktor
Penyebab Munculnya #sastragram
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya
#sastragram ialah pertama, turunnya minat kaum milenial untuk membaca karya sastra
secara langsung pada buku atau ebook. Minat baca ini masih menjadi faktor
pertama.
Kedua, tingginya penggunaan
Instagram di kalangan anak muda milenial. Kadar penggunaan Instagram yang
tinggi ini, penggiat sastra melihat peluang untuk membuat trobosan penggenalan
sastra melalui Instagram.
Ketiga, sastawan-sastrawan menjadikan Instagram sebagai bahan promosi karya sastranya. Melalui
Instagram, Sastrawan yang melek teknologi akan mengenalkan karya sastranya yang
baru, entah itu berupa unggahan foto yang berisi kutipan dalam novel. Sastrawan
yang sering memanfaatkan Instagram sebagai media promosi ialah Boy Candra. Boy
Candra tergolong sering mempromosikan karya sastranya melalui Instagram
walaupun Boy Candra sendiri mengganggap bahwa unggahan di Instagram miliknya
bersifat receh atau ringan, tidak sama
halnya dengan unggahanya di Twitter.
Keempat, meningkatnya
penulisan caption yang mengandung
unsur puitis. Faktor ini dilihat dari ungahan-ungahan kaum milenial yang
seperti berlomba-lomba dalam pembuatan
caption disetiap unggahan di Instagram, caption
yang mereka buat dapat dikategorikan puitis karena bentuk dari caption itu berupa kutipan novel,
puisi, atau Quote. Waluapun kutipan
yang dijadikan caption itu kebanyakan
masih bermakna tentang cinta-cintaan atau perasaan suka.
Macam-macam
#sastragram
Diluar itu, hakikat sastragram tidaklah yang hanya
menggunakan tagar tapi jauh lebih luas lagi, semua sastra yang diunggah melalui
Instragram walaupun tidak menggunakan tagar #sastragram itu sudah termasuk
sastragram. Jika ditelisik lebih dalam lagi sastragram itu mencakup semua jenis
sastra yang diunggah di Instagram.
Sastragram memiliki beberapa kategori, kategori ini masih
tergolong sastra pada umumnya seperti yang berkembang selama ini. Kategori
sastragram pertama adalah musikalisasi puisi. Musikalisasi puisi yang diunggah
di Instagram merupakan sastra yang banyak diminati dan diapresiasi oleh kaum
milenial pengguna Instagram. Puisi-puisi yang dimusikalisasi merupakan puisi
yang menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca dan pendengar, dengan
pemilih diksi yang sederhana maka pembaca dan pendengar dapat memahami makna
dengan mudah.
Sastrawan yang mempopulerkan musikalisasi puisi di
Instagram adalah Panji Ramdana melalui akun Instagram
@Melodydalampuisi dengan jumlah pengikut 2,4 juta. Melalui akun Instagram @Melodydalampuisi, Panji Ramdana mengunggah video musikalisasi puisi dan
foto yang berisi kutipan puisi atau Quote.
Intensitas unggahan yang dilakukan oleh akun @Melodydalampuisi tergolong rutin, penggunggahan dilakukan setiap hari.
Kategori sastragram kedua yaitu cerita bersambung dalam caption. Cerita bersambung dalam caption ini cukup banyak peminatnya,
terbukti dengan jumlah 5792 unggahan dan jumlah tersebut akan terus meningkat
karena proses penulisan cerita bersambung dalam caption masih dilakukan. Cerita bersambung dalam caption ini layaknya cerita diwattpad
yang terdiri dari beberapa bagian, bagian-bagian tersebut saling berhubungan.
Satu unggahan di Instagram berarti satu bagian atau part cerita dalam caption. Salah satu akun Instagram yang membagikan
cerita bersambung karyanya adalah @andstorys,
dengan jumlha unggahan 428 dan
pengikut 606.
Dua kategori tersebut merupakan jenis sastragram yang
paling banyak diminati walaupun pengunggahannya tidak menggunakan tagar
sastragram. Selain dua kategori tersebut unggahan yang termasuk sastragram
adalah unggahan foto atau video yang berisikan kutipan puisi atau novel. Serta
terdapat juga Quote-quote percintaan.

2 jempol buat itsna nael,S.Pd
BalasHapusHahaha thank you
BalasHapusMenarikkk
BalasHapus