Aku dan Unnes
Unnes. Unnes adalah salah satu universitas negeri yang
terletak di Semarang, Jawa Tengah yang sudah menjadi kampus impianku sejak
kecil. Impianku ini berawal dari kisah abahku yang berkuliah di Unnes dimana waktu
beliau berkuliah dipenuhi perjuangan karena keterbatasan biaya. Mulai dari situ
aku terinspirasi untuk kuliah di Unnes.
Sejak SD aku sudah menyusun mimpi studi yang akan aku jalani,
ya termasuk kuliah di Unnes ini. Mulai masuk SMA aku sudah mendiskusikan
jurusan apa yang akan aku ambil saat kuliah nanti. Sejak kecil aku memang
memcita-citakan untuk masuk jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, orang tuaku
memberi kebebasan adaku untuk memilih jurusan apa yang akan aku ambil asal
sesuai kondisi kemampuan orang tua.
Dengan dukungan penuh dari orang tua ini aku semakin
bersemangat untuk berusaha agar aku dapat masuk Unnes lewat jalur tanpa tes
atau SNMPTN. Waktu kelas XII aku memiliki dua pilihan yang aku buat sendiri dalam
hal mendaftar perguruan tinggi. Pertama, aku mendaftar di Unnes melalui jalur
SNMPTN. Kedua, aku mendaftar universitas swasta di Solo jika aku tidak
beruntung dijalur SNMPT karena aku tidak berminat masuk Unnes melalui jalur
SBMPTN.
Waktu proses pendaftaran SNMPTN aku memilih satu
universitas saja yaitu Unnes dengan 2 prodi, Pendidikan Bahasa dan Sastra
Indonesia dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa. Kenapa aku hanya memilih satu
universitas? Padahal ketentuannya dapat memilih dua universitas yang berbeda,
hal ini karena aku berfikir jika aku milih satu universitas maka Unnes akan
melihat kesungguhanku untuk masuk Unnes dan
memprioritas dalam memilih universitas.
Selama menunggu waktu pengemuman SNMPTN aku mendaftar
kuliah di universitas swasta di Solo lewat jalur beasiswa. Dan lucunya tanggal
pengumuman lolos SNMPTN dan lolos seleksi tahap pertama jalur beasiswa di
universitas swasta itu sama. Jadi pengumuman untuk seleksi tahap pertama itu
pukul 10:00 WIB sedangkan pengumuman lolos SNMPTN itu pada pukul 14:00 WIB, aku
lupa itu tanggal berapa yang aku ingat adalah itu hari rabu dan pada waktu itu
aku sudah berada di Solo persiapan seleksi tahap kedua jika lolos tahap
pertama. Dan Alhamdulillahnya dari kedua pengumuman tersebut aku lolos semua
tapi aku langsung memilih Unnes dan melepaskan beasiswa universitas swasta
walaupun masih ada tahap kedua sih, hehehehe
Kamu tahu apa yang aku rasakan sehari sebelu
pengumuman SNMPTN, yang aku rasakan setiap memikirkan hasil pengumuman adalah
dada sesak seperti ada yang mengganjal serta tak bisa tidur, husssh payah.
Masuk dunia perkuliahan, sebelum perkuliahan aku harus
melewati beberapa tahapan setelah dinyatakan lolos SNMPTN. Masuk perkuliahan
diawali dengan PPAK, acara orientasi kampus gitu ya bisa dibilang seperti ospek
lalu dilanjutkan dengan orientasi pramuka atau OKPT yang hanya ada di Unnes
saja. Dan kegiatan tersebut aku mendapatkan banyak hal,ya ada seneng ada
susahnya juga. Setelah kegiatan tersebut maka masuk dunia perkuliahan seperti
biasa untuk pertama kalinya. Awalnya butuh waktu untuk menyesuaiakan diri
dengan system belajar baru, tugas-tugas dengan deadline yang mepet, penyesuaian
pada pergaualan di kampus. Jujur waktu aku di Unnes aku susah menerima system pergaualannya
dan sempat merasa salah tempat, mungkin aku seperti itu karean aku belum tahu
dunia luar seperti apa dan aku belum siap untuk menerima hal itu ada bagian
kehidupan. Tapi seiring berjalannya waktu aku sudah bisa menyesuaiakan diriku
di Unnes sebenarnya itu memang proses pendewasaan setiap orang.
Dan nah inilah aku!! Seorang mahasiswa baru yang
awalnya masih tabu dengan dunia kampus dan sekarang sudah mulai menikmati
diriku di Unnes.
Ya inilah sepenggal kisahku tentang Unnes walaupun aku
sebenarnya masih ada kisah-kisah lain, mungkin kali lain aku bisa dapat berbagi
ceritaku lagi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar